Posted by: zulfitriyansyah on: October 26, 2008
Posted by: zulfitriyansyah on: October 13, 2008
Bagaimana keadaanmu hari ini wahai fulan?”, tanya Rasulullah pada suatu hari kepada salah seorang sahabatnya. “Alhamdulillah, baik ya Rasulullah, tapi kalau boleh kami mengadukan kepadamu, kami masih mengalami kekurangan dalam hal ekonomi”. “Oh ya, kalau demikian menikahlah,” kata Rasulullah SAW. “Tapi Ya Rasulullah… bukankah kami sudah beristri,” Jawab Rasulullah: “Ya … nikahlah”. Hal yang demikian terjadi sampai sahabat tadi sudah beristri dengan tiga orang wanita, tapi jawaban Rasulullah tetap sama. Maka pada lain kali ketika sahabat tadi berjumpa kembali dengan Rasulullah, keadaannya sudah berubah jadi berkecukupan dengan memiliki empat orang istri. (Al-Hadits).
Kajian membahas bagaimana jikalau seorang laki-laki merasa miskin dan terbatas rejekinya, salah satu solusi yang pernah dicontohkan nabi yaitu anjuran untuk menikah lagi. Bila ada yang menganggap banyak anak banyak rejeki sebenarnya dasarnya juga Al Qur’an, bahwa setiap makhluk membawa rejekinya masing-masing. Setiap anak Insya Allah sudah tercatat rejekinya masing-masing. Tentunya pengertian banyak anak ini bisa berarti berasal dari banyak istri (sampai 4) atau berarti banyak istri banyak rejeki.
Tentu banyak hal yang harus menjadi syarat dan ketentuan untuk memenuhi anjuran hadits tersebut di atas. Ustadz muda Abdul Karim, yang membahas semalam, juga bercerita bahwa sejak banyaknya bencana di Indonesia banyak juga saudara kita yang syahid. Banyak janda dengan menanggung anak yang membutuhkan naungan dan perlindungan seorang laki-laki. Pak Ustadz yang sedang merintis panti asuhan putri itu (baca di Dermawan Tidak harus Kaya) ketika mengangkat seorang anak yatim justru digoda rekannya, “Sekalian ibunya dinikahi saja”. Karena alasan belum mampu Pak Ustadz hanya memelihara salah satu anak si janda itu.
Kesempatan untuk menikah lagi terbuka luas, kata Pak ustadz, salah satunya untuk kemaslahatan umat dengan melindungi anak-anak yatim. Para peserta kajian hanya tersenyum simpul karena juga sama dengan Pak Ustadz karena merasa belum mampu.
Apakah anda seorang suami yang masih merasa miskin dan ingin meningkatkan kesejahteraan (baca:kaya)? Salah satu kuncinya yaitu: menikah lagi karena Banyak Istri Banyak Rejeki.
Posted by: zulfitriyansyah on: October 13, 2008
Berbicara soal nikah? Kebanyakan orang menduga bahwa pembicaraan seputar nikah (dalam tulisan) hanyalah hak mereka yang sudah memiliki pujaan hati. Saya pikir dugaan ini belum sepenuhnya tepat. Saya sendiri percaya bahwa pembicaraan tentang nikah (dalam bentuk tulisan) juga hak saya, seorang anak muda yang belum jua mendapatkan pendamping hidup.
Sebagian orang percaya bahwa melangsungkan pernikahan harus memiliki persiapan yang matang. Bukan saja kesiapan mental (bathiniah) tapi juga persiapan fisik. Samapai-sampai, ketika akan mempersunting seorang wanita, pastilah orang tuanya akan menanyakan kemampuan kita: pekerjaan dimana, pendapatan sudah berapa banyak, simpanan ada nggak, dan seterusnya.
Menyaksikan fenomena itu, hati saya merinding. Saya sangat terpukau dengan keadaan jaman sekarang ini. Haruskah kita menikahi seseorang kalau kita sudah cukup mapan (punya banyak uang, dll)? Astaghfirullah!!! Apa memang begitu anjuran Allah dan Rasul-Nya? Saya tidak dapat memastikannya. Saya pun tak banyak tahu mengenai hal itu. Yang saya tahu: nikah itu mendatangkan banyak kekayaan; nikah dapat memberikan kemapanan financial (banyak uang, semangat kerja, dll).
Di sela-sela menyelesaikan sebuah naskah buku, saya terhenti sejenak. Lalu, tiba-tiba saya mulai memikirkan akan rezeki Allah kaitannya dengan pernikahan. Benarkah nikah itu dapat mendatangkan banyak kelimpahan dalam hidup? Kalau benar, saya musti membuktikannya. Minimal saya harus punya dasar. Dan, Alhamdulilah, tak sampai lima menit, saya buka buku ust. M. Fauzil Adim. Di dalamnya saya dapati sebuah hadis sahih yang menggembirakan saya. Begini arti hadis itu: nikahkanlah orang-orang yang masih sendirian di antara kamu, sesungguhnya Allah akan memperbaiki akhlak mereka, meluaskan rezeki mereka, dan menambah keluhuran mereka.
Diam-diam, saya tersenyum kegirangan sendiri dalam kamar. Saya kembali bertanya ke dalam alam bawah sadar saya: benarkah nikah itu mendatangkan kekayaan? Belum tentu! Bisa ya. Bisa juga tidak. Pasalnya, tak jarang kita saksikan mereka yang sudah berkeluarga justru tak kunjung menjadi kaya. Bahkan, sering kali kita saksikan di media elektronik maupun cetak, orang tua begitu tegah menghabisi anak kandungnya sendiri. Tak lain, lantaran terjepit oleh kondisi ekonomi.
Lantas, bagaimana dengan kebenaran perkataan Rasulullah di atas?
Oh tenang!!! Rupanya, menikah yang sesuai dengan sunnah Rasulullah-lah yang mendatangkan banyak kekayaan bagi pasangan. Bahkan, bukan saja kekayaan. Kebahagiaan, ketenangan, ketentraman bakal menyelimuti keluarga Anda.
Menurut Anda nikah seperti apakah yang diserukan oleh Rasulullah Saw. sehingga mendatangkan kekayaan bertumpuk-tumpuk? Silahkan Anda mengomentarinya! Saya tunggu lho!
Posted by: zulfitriyansyah on: October 12, 2008
Aji pengasihan ini termasuk salah satu ajian yang ampuh, ajian ini sudah dipakai sejak jaman VOC, dan sering digunakan untuk menundukkan perawan bule oleh bangsa pribumi ditanah Jawa.
Siapapun yang terkena ajian ini sukar untuk sembuh. Oleh karenanya ajian ini tidak boleh dipakai main-main. Lelakunya: Mandi keramas, lalu melakukan pati geni (puasa dan tidak tidur) sehari semalam saja. Sambil membaca manteranya:
Bismillahirrohmannirrohim
Nurchaya nure Muhammad
Nurbetullah nure sang Rasulullah
Teja malaka pada kumelan ngampar
Suwaraku teka welas teka asih teka kedep teka lerep
Jabang bayine si……….(binti)………..(sebutkan nama ibunya)
Asih maring aku
Aja meneh kowe ora asiha maring aku
Wong Sabuwono wae asih karo aku
Banget asih saka kersaning Allah
Laillahaillallah Muhammadarrasullah
Posted by: zulfitriyansyah on: October 12, 2008
(dibaca: 23618 kali)
Orang yang terkena pelet ini sulit untuk lepas, kecuali dia menanamkan pepaya di depan rumah si pemberi, atau di tepas dengan daun juang.
Bagi Anda yang ingin mempelajarinya rahasianya adalah sebagai berikut: kalau anda tak membikin minyak getah keladi. Anda harus melakukan pensucian diri (mandi keramas dengan kembang), setelah itu cari batang keladi Birah (talas yang berdaun lebar ) potong batangnya pada malam selasa saat bulan mengembang besar (bulan hari sepuluh sampai purnama) lantas di peras kedalam botol yang sudah di beri kapas dan jarum. Setelah itu bungkus dengan kain putih. Saat mengerjakan harus di campur dengan minyak kelapa hijau yang di ambil pada malam Selasa dan tidak boleh jatuh ke tanah. Setelah semua beres bawa bertapa sekitar tujuh hari di tempat yang tidak di ketahui orang. Sambil di bacakan Mantera : Ojaat malaatn olo jolo Nengkulik esaaq Weweet Kesookng (sebut nama orang) ngilaaq nguto Ketipe daatn nancaakng Kseookng luneen lotu akaatn Kakaatn ruku aweeq Ekaakng
Pada hari ke tujuh puluh ke rumah dan naiklah dari jendela. Hari ke delapan Minyak sudah sempurna dan bisa di gunakan. Tapi hanya untuk yang sombong dan takabur atau yang ingin benar-benar di jadikan istri. Sebagai orang yang memahami ilmu pelet pak baliban Yaso juga tak segan-segan membeberkan kelemahannya. Bahwa minyak pelet getah keladi miliknya tidak bisa dibawa nyebrang lautan. Kalau di bawa menyebrang laut kekuatannya akan habis, kecuali itu manterannya yang di amalkan dan di buat di tempat lain.
Kelemahan lain adalah siapapun yang terkena pelet minyak getah keladi ini bisa kembali normal kalu di tawarkan dengan cara menanam pohon pepaya di depan rumah orang yang memelet, atau yang terkena pelet di tepas (di sabet) dengan daun juang. Tapi apapun jenis kekuatan yang di lakukan dengan sesuatu maksud hasilnya tidak akan sempurna.
Posted by: zulfitriyansyah on: October 12, 2008
Ajian ini berasal dari kota Cirebon, dan merupakan mantera pelet turun temurun yang dikuasai oleh satu keluarga bangsawan di Cirebon.Dan akhirnya turun pada seorang paranormal desa Kali Wadas yaitu Kang Tarbani yang lebih di kenal dengan sebutan Kang Bani.
Cara mengamalnya tidak terlalu sulit. Cukup dengan puasa ngebleng selama tiga hari tiga malam, sebelum puasa di haruskan mandi dengan kembang selama tiga kali. Dalam melakukan puasa manteranya di baca juga sebanyak tiga kali sambil membakar kemenyan. Manteranya adalah :
Asyhaduallaillaha illallah waasyhaduanna
Muhammadararulullah 3 x
Bismillahi rahmanirahim.
Teka idep, teka madep.
Teka pangleng, teka puyeng,teka welas,teka asih.
Yasira pangeran ingsun aja lunga
Laking pangkon ingsun
Duduh ngejok-ngejok bumi.(kaki di hentakkan ke bumi tiga kali)
Ngejok hatine?..(sebut namanya)
Nyen lagi turu
Gageh Tangiah
Nyen wis tangi, Gageh marka,madep maring badan ingsun.
Laillahaillah? Cara melakukannya, sebelum mengerjakan harap membayangkan wajah yang di tuju, lalu menghadap ke arah rumah yang di tuju, lantas bayangkan wajah. Lakukan tepat jam satu malam, sebelum mengerjakan di anjurkan tidak tidur.
Posted by: zulfitriyansyah on: October 12, 2008
Aliran Ilmu Gaib yang bekembang di Indonesia
Ilmu Gaib
Sebelum membahas Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen, kita akan memperjelas dulu pengertian Ilmu Gaib yang kita pakai sebagai istilah di sini. Ilmu Gaib adalah kemampuan melakukan sesuatu yang tidak wajar melebihi kemampuan manusia biasa, sering juga disebut sebagai Ilmu Metafisika, Ilmu Supranatural atau Ilmu Kebatinan karena menyangkut hal-hal yang tidak nampak oleh mata. Beberapa kalangan menganggap Ilmu Gaib sebagai hal yang sakral, keramat dan terlalu memuliakan orang yang memilikinya, bahkan menganggap wali atau orang suci.
Perlu saya terangkan, bahwa keajaiban atau karomah yang ada pada Wali (orang suci kekasih Tuhan) tidak sama dengan Ilmu Gaib yang sedang kita pelajari. Wali tidak pernah mengharap mempunyai keajaiban tersebut. Karomah itu datang atas kehendak Allah karena mereka adalah orang yang sangat saleh dan rendah hati. Sementara kita adalah orang yang meminta kepada Allah agar melimpahakan kekuasaan-Nya untuk keperluan kita.
Dalam hasanah perkembangan Ilmu Gaib di Indonesia, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas doa/mantra yang murni berbahasa Arab (kebanyakan bersumber dari Al-Quran). Sedangkan aliran Kejawen yang ada sekarang sebetulnya sudah tidak murni kejawen lagi, melainkan sudah bercampur dengan tradisi islam. Mantranya pun kebanyakan diawali dengan basmalah kemudian dilanjutkan dengan mantra jawa. Oleh kerena itu, saya menyebutnya Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen.
Aliran Islam Kejawen
Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen bersumber dari alkulturasi (penggabungan) budaya jawa dan nilai-nilai agama islam. Ciri khas aliran ini adalah doa-doa yang diawali basmalah dan dilanjutkan kalimat bahasa jawa, kemudian diakhiri dengan dua kalimat sahadad. Aliran Islam Jawa tumbuh syubur di desa-desa yang kental dengan kegiatan keagamaan (pesantren yang masih tradisional).
Awal mula aliran ini adalah budaya masyarakat jawa sebelum islam datang yang memang menyukai kegiatan mistik dan melakukan ritual untuk mendapatkan kemampuan suparantural. Para pengembang ajaran islam di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut, melainkan memanfaatkannya sebagi senjata dakwah.
Para Wali menyusun ilmu-ilmu Gaib dengan tatacara lelaku yang lebih islami, misalnya puasa, wirid mantra bahasa campuran arab-jawa yang intinya adalah do’a kepada Allah. Mungkin alasan mengapa tidak disusun mantra yang seluruhnya berbahasa Arab adalah agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran-ajaran yang baru mereka kenal.
Di Indonesia, khususnya orang jawa, pasti mengenal Sunan Kali Jaga (Raden Said). Beliau inilah yang paling banyak mewarnai paham islam-kejawen yang dianut orang-orang jawa saat ini. Sunan Kali jaga menjadikan kesenian dan budaya sebagai kendaraan dakwahnya. Salah satu kendaran Sunan Kali Jaga dalam penyebaran ajarannya adalah melalu tembang / kidung. Kidung-kidung yang diciptakannya mengandung ajaran ketuhanan dan tasawuf yang sangat berharga. Ajaran islam yang luwes dan menerima berbagai perbedaan.
Bahkan Sunan Kali Jaga juga menciptakan satu kidung “Rumeksa Ing Wengi” yang menurut saya bisa disebut sebagai Ilmu Gaib atau Ilmu Supranatural, karena ternyata orang yang mengamalkan kidung ini memiliki berbagai kemampuan supranatural.
Konsep Aliran Islam Kejawen
Setiap perilaku manusia akan menimbulkan bekas pada jiwa maupun badan seseorang. Perilaku-perilaku tertentu yang khas akan menimbulkan bekas yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Perilaku tertentu ini disebut dengan tirakat, ritual, atau olah rohani. Tirakat bisa diartikan sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan suatu ilmu.
Penabungan Energi.
Karena setiap perilaku akan menimbulkan bekas pada seseorang maka ada suatu konsep yang khas dari ilmu Gaib Aliran Islam Jawa yaitu Penabungan Energi. Jika badan fisik anda memerlukan pengisian 3 kali sehari melalui makan agar anda tetap bisa beraktivitas dengan baik, begitu juga untuk memperoleh kekuatan supranatural, Anda perlu mengisi energi. Hanya saja dalam Ilmu Gaib pengisian energi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Cara-cara penabunganenergi lazim disebut Tirakat.
Tirakat.
Aliran Islam Kejawen mengenal tirakat (syarat mendapatkan ilmu) yang kadang dianggap kontroversial oleh kalangan tertentu. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa. wirid tertentu, mantra, pantangan, puasa atau penggabungan dari kelima unsur tersebut. Ada puasa yang disebut patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang melakukan tirakat.
Khodam.
Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam. Khodam adalah mahluk ghaib yang menjadi “roh” suatu ilmu. Khodam itu akan selalu mengikuti pemilik ilmu. Khodam disebut juga Qorin, ialah mahluk ghaib yang tidak berjenis kelamin artinya bukan pria dan bukan wanita, tapi juga bukan banci. Dia memang diciptakan semacam itu oleh Allah dan dia juga tidak berhasrat kepada manusia. Hal ini berbeda dengan Jin yang selain berhasrat kepada kaum jin sendiri kadang juga ada yang “suka” pada manusia.
Macam-macam Ilmu Aliran Islam Kejawen
Berikut adalah klasifikasi ilmu gaib berdasarkan fungsinya menurut saya. Mungkin orang lain membuat klasifikasi yang berbeda dengan klasifikasi menurut saya. Hal tersebut bukan masalah karena memang tidak ada rumusan baku tentang klasifikasi ilmu Gaib.
1. Ilmu kanuragan.
Ilmu kanuragan adalah ilmu yang berfungsi untuk bela diri secara supranatural. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa. Contohnya ilmu Asma’ Malaikat, Hizib Kekuatan Batin, Sahadad Pamungkas dll.
2. Ilmu Kawibawaan dan Ilmu Pengasihan
Inilah ilmu supranatural yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kewibaan dimanfaatkan untuk menambah daya kepemimpinan dan menguatkan kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain nurut perintah Anda tanpa berpikir panjang.Sedangkan Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang berkaitan dengan masalah cinta, yakni membuat hati seseorang yang Anda tuju menjadi simpati dan sayang. Ilmu ini banyak dimanfaatkan pemuda untuk membuat pujaan hati jatuh cinta padanya. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan memulangkan orang yang minggat.
3. Ilmu Trawangan dan Ngrogosukmo
Jika Anda ingin tahu banyak hal dan bisa melihat kemana-mana tanpa keluar rumah, maka kuasailah ilmu trawangan. Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Ngrogosukmo adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu ngrogosukmo seseorang bisa melepaskan roh untuk melakukan perjalanan kemanapun dia mau. Baik Ilmu Trawangan maupaun Ngrogosukmo adalah ilmu yang tergolong sulit dipelajari karena membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati. Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua dan sudah tenang jiwanya.
4. Ilmu Khodam
Seseorang disebut menguasai ilmu khodam bila orang yang tersebut bisa berkomunikasi secara aktif dengan khodam yang dimiliki. Khodam adalah makhluk pendamping yang selalu mengikuti tuannya dan bersedia melakukan perintah-perintah tuannya. Khodam sesungguhnya berbeda dengan Jin / Setan, meskipun sama-sama berbadan ghaib. Khodam tidak bernafsu dan tidak berjenis kelamin.
5. Ilmu Permainan (Atraksi)
Ada ilmu supranatural yang hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Sepintas ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras. Namun ilmu ini tidak bisa digunakan untuk bertarung pada keadaan sesungguhnya. Contoh yang sering kita lihat adalah ilmunya para pemain Debus.
6. Ilmu Kesehatan
Masuk dalam kelompok ini adalah ilmu gurah (membersihkan saluran pernafasan), Ilmu-ilmu pengobatan, ilmu kuat seks, dan ilmu-ilmu supranatural lain yang berhubungan dengan fungsi bilologis tubuh manusia.
Tiga Cara Penurunan Ilmu Ghaib
Ada tiga hal yang menyebabkan seseorang memiliki kemampuan supranatural. Yaitu:
Menjalankan Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari kelima unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasi atau tidaknya murid menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.
Pengisian.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian (transfer ilmu) hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.
Warisan Keturunan.
Seseorang bisa mewarisi ilmu kakek-buyutnya yang tidak ia kenal atau ilmu orang yang tidak dikenal secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya. Maka ada yang menyebutnya “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka.
Mitos Tentang Efek Samping
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan mati, susah dapat rezeki, bisa sakit jiwa (gila), menderita saat akan mati dll. Saya membantah mentah-mentah argument tersebut. Bukankah masalah rizqi dan nasib adalah Allah SWT yang menentukan.
Memang ada banyak pemilik ilmu gaib adalah orang yang tak punya uang alias miskin, tapi saya yakin itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena dia malas bekerja dan bodoh. Kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib menjadi sombong dan malas bekerja, hanya mengharapkan orang datang meminta pertolongannya lalu menyelipkan beberapa lembar rupiah ketika bersalaman. Jadi bukan karena Ilmunya.
Sebetulnya baik buruk efek Ilmu Gaib tergantung pemiliknya. Bisa saja Allah menghukum dengan cara menyulitkan rezeki, menyiksa saat datangnya ajal atau hukuman lain karena orang tersebut sombong dan suka menindas orang lain dengan ilmunya, bukankah kita selalu dalam kekuasaan Allah.( Dari berbagai sumber ).
Posted by: zulfitriyansyah on: October 12, 2008
Membebaskan manusia
dari dimensi ruang dan waktu….
Ilmu trawangan ini adalah ilmu teropong atau sorog yang berfungsi untuk melihat alam gaib atau alam halus. Bahkan pada tingkatan yang tinggi bisa untuk melihat alam nyata yang tidak terjangkau oleh pandangan mata kita. Misalnya si A adalah seorang ahli trawangan tinggal di Surabaya dan dari kota tersebut ia bisa melihat saudaranya yang jauh dari kota itu. Bahkan si A bisa membaca surat yang masih tertutup rapat dalam amplop. Orang yang menguasai ilmu ini seakan-akan memiliki ‘mata ketiga’ atau indera ke-enam.
Syarat utama mengamalkan ilmu trawangan adalah berpuasa. Sebagai pembuka puasa di sini tidak hanya sekadar tidak makan dan tidak minum, tetapi berpuasa dari nafsu lahir batin. Lahirnya tidak makan, tidak minum dan tidak bersetubuh, bhatinnya mengekang segala sesuatu yang jelek. Bertindak sabar dan penuh rasa welas asih terhadap sesamanya.
Puasa ilmu terawang ini ada tiga tingkat, yaitu: Tingkat kesatu : puasa 3 hari (puasa dimulai dari hari Selasa Kliwon); Tingkat kedua: puasa 7 hari (puasa dimulai dari hari Selasa Kliwon); dan Tingkat ketiga: puasa 40 hari (puasa dimulai hari Sabtu Kliwon).
Pada puasa tingkat kesatu biasanya Anda sudah bisa menguasai ilmu terawang. Anda sudah bisa melihat alam ghaib dengan jelas. Sekalipun Anda sudah mampu memiliki ilmu terawang, sebaiknya di bulan-bulan berikutnya Anda mencoba berpuasa lagi ke tingkat kedua dan ketiga, sebab bila sudah tingkat tiga, ilmu trawang Anda akan benar-benar sempurna.
Seseorang yang sudah sempurna ilmu terawangnya tidak akan mudah terkecoh oleh tipuan mahluk-mahluk alam halus. Perlu diketahui, bangsa jin tingkat rendah suka mengganggu terawang kita. Misalnya Anda ingin menjumpai rohnya Sultan Agung. Karena tingkat trawangan Anda masih rendah, datanglah jin jahat menjelma menjadi Sultan Agung. Wajah, penampilan dan suaranya dibuat mirip Sultan Agung. Nah, dengan begitu anda terkecoh! Padahal, Anda terlanjur yakin bahwa yang datang dan Anda lihat itu benar-benar Sultan Agung.
Penipuan seperti ini akan lebih celaka lagi bila Anda dimintai tolong orang yang kecurian barang. Misal, Anda disuruh melihat pencurinya. Kemudian Anda melihat dengan ilmu trawangan, ternyata yang hadir adalah roh jahat yang menjelma seseorang yang bukan pencurinya. Roh tersebut asal comot saja pada orang yang dipermainkannya. Padahal Anda sudah yakin dengan trawangan Anda. Nah, dengan begitu Anda berarti memfitnah orang.
Lain lagi bila ilmu trawanga Anda sudah tinggi. Anda akan tahu bahwa Anda dikelabui roh jahat. Tetapi biasanya roh jahat tidak berani mengganggu orang berilmu tinggi. Mantra ilmu trawangan sebagai berikut:
“Allaahumma antas salam, qodia haajatii, ghoib busisir maasyaa’allaah. Alimul ghoibi was syahadatil khobiirul muta’al. Alaa’alamu man kholaq, wa hual lathiiful khobiir.”
SYARAT DAN LAKUNYA
Selama berpuasa sehabis sholat fardhu dibaca 13 kali, kemudian diteruskan membaca “Yaa Khobiir” sebanyak 812 kali. Dan selama berpuasa melakukan sholat hajat di tengah malam. Selesai sholat hajat membaca istigfar 1000 kali, lalu membaca sholawat 100 kali dan baca amalan tersebut di atas (mantra ilmu trawangan) 13 kali serta “Yaa Khobiir” 812 kali.
Selesai puasa, pada malam harinya (tengah malam) dicoba di tempat yang gelap dan sunyi, seperti di ‘punden’ (tempat pedanyangan) atau tempat yang dianggap angker. Bisa juga untuk dicoba melihat isi pusaka (keris, batu akik, besi kuning dan sebagainya). Untuk mencobanya, duduklah bersila dengan santai menghadap ke obyek.
Bila anda takut, boleh membawa teman satu atau dua orang. Tetapi teman Anda jangan boleh mengganggu konsentrasi Anda. Gunakan pernafasan yang halus dan tertur. Baca dulu dalam hati amalan trawangan sebanyak 13 kali, lalu baca “Yaa Khobiir” sebanyak 812 kali. Setelah itu sedot nafas dalam-dalam dan tahan kuat-kuat disertai dengan memejamkan mata rapat-rapat. Dalam hati memohon pertolongan Allah.
Konsentrasi: pusatkan ke titik pangkal hidung (antara dua mata). Nikmati gelap itu, bila ada titik cahaya, padanglah terus titik cahaya itu dengan mata batin. Cahaya itu lama kelamaan akan membesar. Biasanya warnanya sejuk putih kebiru-biruan seperti sinar lampu neon. Nah, setelah memandang cahaya gaib itu terus menerus, dalam waktu cepat Anda akan melihat alam halus dan makhluk-makhluk halus di sekitar Anda. Mata fisik terus terpejam.
Gunakan mata batin untuk melihat alam gaib tersebut. Setelah Anda berhasil, napas yang tadi ditahan segera dilepaskan pelan-pelan dan mulailah bernapas biasa.
PANTANGAN
Beberapa pantangan ilmu terawangan adalah: tidak boleh minum minuman beralkohol, apabila sampai mabuk; jangan sekali-kali sengaja menerawang bagian-bagian vital (alat kelamin) lawan jenis Anda; dan, Jangan sekali-kali menerawang dengan sengaja orang bersenggama, atau menerawang lawan jenis yang sedang mandi.
Bila Anda melanggar pantangan ini, maka selain Anda akan berdosa dan dikutuk oleh ro-roh luhur, ilmu trawangan Anda akan berkurang atau lenyap sama sekali. Terkecuali Anda tidak sengaja menerawang hal itu, untuk hal yang demikian cepat-cepatlah Anda menyebut istigfar 3 kali dan cepat-cepatlah menjauh dari pandangan itu.